26 September 2026 · Hari 7
Hari 7: Pasal 14 - “KAMI TELAH MENEMUKAN MESIAS”
Halaman 139-141 | Pasal 14, Paragraf 40-45 | KSZ1 139.3-KSZ1 141.2
Ayat Inti
Yohanes 1:41
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 12 membaca Bab 14: Kami Telah Menemukan Mesias. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 139.3 Filipus berkata kepada Natanael, “Mari dan lihatlah.” Ia tidak meminta kepadanya agar menerima kesaksian orang lain, melainkan agar ia sendiri datang melihat Kristus. Sekarang karena Yesus sudah naik ke surga, maka murid-murid-Nyalah yang menjadi wakil-wakil-Nya di antara manusia, dan salah satu alat yang paling baik untuk menarik jiwa-jiwa kepada-Nya ialah dengan meniru teladan tabiat-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari. Pengaruh kita atas orang lain tidak begitu banyak bergantung pada apa yang kita katakan seperti keadaan kehidupan kita. Orang boleh melawan serta menentang segala keterangan kita yang tepat, mereka boleh menolak segala seruan kita; tetapi hidup kasih yang tidak mementingkan diri adalah dalil yang tidak dapat dibantah. Hidup sesuai dengan pengakuan, yang ditandai dengan kelemahlembutan Kristus, adalah kuasa di dunia ini.
KSZ1 140.1 Pengajaran Kristus adalah pengungkapan keyakinan yang terjalin dengan pengalaman, dan orang-orang yang telah belajar dari Dia menjadi guru-guru yang sesuai dengan martabat Ilahi. Firman Allah, yang diucapkan oleh seorang yang ia sendiri telah disucikan oleh firman itu, mengandung suatu kuasa yang memberi hidup yang menjadikan firman itu menarik kepada para pendengarnya, serta meyakinkan mereka bahwa firman itu adalah suatu kenyataan yang hidup. Apabila seorang telah menerima kebenaran dalam kecintaannya pada firman itu, pastilah ia akan menyatakan hal ini dalam tingkah lakunya yang meyakinkan serta dalam nada suaranya. Ia menyiarkan apa yang telah didengarnya sendiri, dilihatnya sendiri, dan dipegangnya sendiri dari firman kehidupan, supaya orang lain dapat beroleh persekutuan dengan dia oleh pengetahuan akan Kristus. Kesaksiannya, dari bibir yang disentuh dengan bara yang hidup dari mezbah, merupakan kebenaran bagi hati yang suka menerima, serta mengerjakan penyucian atas tabiat.
KSZ1 140.2 Maka orang yang berusaha hendak memberikan terang kepada orangorang lain, akan sendirinya diberkati juga. ‘’Akan turun hujan berkat yang lebat.” “Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” Amsal 11:25. Allah sebenarnya dapat mencapai tujuan-Nya dalam menyelamatkan orang-orang berdosa tanpa bantuan kita; akan tetapi supaya kita dapat mengembangkan suatu tabiat yang seperti tabiat Kristus, wajiblah kita mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya. Untuk dapat menikmati kegirangan-Nya,--kegirangan melihat jiwa-jiwa yang ditebus oleh pengorbanan-Nya, wajiblah kita mengambil bagian dalam segenap pekerjaan-Nya untuk penebusan mereka itu.
KSZ1 140.3 Pernyataan iman Natanael yang mula-mula, yang begitu saksama dan tekun serta sungguh-sungguh terdengar bagai musik di telinga Yesus. “Yesus menjawab, kata-Nya: Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar lagi.” Juruselamat memandang ke depan dengan sukacita kepada pekerjaan-Nya dalam membawa kabar selamat kepada orang yang teraniaya, mengobati orang-orang yang hancur hatinya, serta menyiarkan berita kemerdekaan kepada tawanan Setan. Memikirkan tentang berkat-berkat indah yang telah dibawa-Nya kepada manusia, Yesus menambahkan, “Aku berkata kepadanu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”
KSZ1 141.1 Di sini Kristus dengan sesungguhnya berkata, di tepi Sungai Yordan langit terbuka, dan Roh Allah turun seperti seekor burung merpati ke atas-Ku. Pemandangan itu merupakan suatu tanda bahwa Aku adalah Anak Allah. Jika kamu percaya pada-Ku sebagai Anak Allah, maka percayamu pun akan dihidupkan. Kamu akan melihat bahwa langit terbuka, dan tidak pernah tertutup lagi. Aku telah membukanya bagi kamu. Malaikat-malaikat Allah naik, membawa segala doa orang yang malang dan menanggung kesusahan kepada Bapa di surga dan turun membawa berkat dan harapan, keberanian, bantuan, dan hidup, kepada anak-anak manusia.
KSZ1 141.2 Malaikat-malaikat Allah selalu mondar-mandir dari bumi ke surga, dan dari surga ke bumi. Segala mukjizat Kristus bagi orang-orang yang teraniaya dan menderita diadakan oleh kuasa Allah dengan perantaraan malaikat-malaikat. Maka oleh Kristus, dengan perantaraan pesuruh-pesuruh semawi-Nya, setiap berkat datang dari Allah kepada kita. Dalam mengambil sifat manusia atas diri-Nya, Juruselamat kita mempersatukan kepentingan-Nya dengan kepentingan putra-putri Adam yang telah berdosa, sementara oleh Keilahian-Nya Ia berpegang teguh kepada takhta Allah. Demikianlah Kristus menjadi alat perhubungan manusia dengan Allah, dan Allah dengan manusia.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
26 September 2026 | Hari 7
Hari 7: Pasal 14 - “KAMI TELAH MENEMUKAN MESIAS”
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 14 - “KAMI TELAH MENEMUKAN MESIAS”
Halaman 139-141 | Pasal 14, Paragraf 40-45 | KSZ1 139.3-KSZ1 141.2
Ayat Inti:
Yohanes 1:41
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 12 membaca Bab 14: Kami Telah Menemukan Mesias. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-12-hari-7-2026-09-26
Teks Lengkap:
Filipus berkata kepada Natanael, “Mari dan lihatlah.” Ia tidak meminta kepadanya agar menerima kesaksian orang lain, melainkan agar ia sendiri datang melihat Kristus. Sekarang karena Yesus sudah naik ke surga, maka murid-murid-Nyalah yang menjadi wakil-wakil-Nya di antara manusia, dan salah satu alat yang paling baik untuk menarik jiwa-jiwa kepada-Nya ialah dengan meniru teladan tabiat-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari. Pengaruh kita atas orang lain tidak begitu banyak bergantung pada apa yang kita katakan seperti keadaan kehidupan kita. Orang boleh melawan serta menentang segala keterangan kita yang tepat, mereka boleh menolak segala seruan kita; tetapi hidup kasih yang tidak mementingkan diri adalah dalil yang tidak dapat dibantah. Hidup sesuai dengan pengakuan, yang ditandai dengan kelemahlembutan Kristus, adalah kuasa di dunia ini. [KSZ1 139.3]
Pengajaran Kristus adalah pengungkapan keyakinan yang terjalin dengan pengalaman, dan orang-orang yang telah belajar dari Dia menjadi guru-guru yang sesuai dengan martabat Ilahi. Firman Allah, yang diucapkan oleh seorang yang ia sendiri telah disucikan oleh firman itu, mengandung suatu kuasa yang memberi hidup yang menjadikan firman itu menarik kepada para pendengarnya, serta meyakinkan mereka bahwa firman itu adalah suatu kenyataan yang hidup. Apabila seorang telah menerima kebenaran dalam kecintaannya pada firman itu, pastilah ia akan menyatakan hal ini dalam tingkah lakunya yang meyakinkan serta dalam nada suaranya. Ia menyiarkan apa yang telah didengarnya sendiri, dilihatnya sendiri, dan dipegangnya sendiri dari firman kehidupan, supaya orang lain dapat beroleh persekutuan dengan dia oleh pengetahuan akan Kristus. Kesaksiannya, dari bibir yang disentuh dengan bara yang hidup dari mezbah, merupakan kebenaran bagi hati yang suka menerima, serta mengerjakan penyucian atas tabiat. [KSZ1 140.1]
Maka orang yang berusaha hendak memberikan terang kepada orangorang lain, akan sendirinya diberkati juga. ‘’Akan turun hujan berkat yang lebat.” “Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” Amsal 11:25. Allah sebenarnya dapat mencapai tujuan-Nya dalam menyelamatkan orang-orang berdosa tanpa bantuan kita; akan tetapi supaya kita dapat mengembangkan suatu tabiat yang seperti tabiat Kristus, wajiblah kita mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya. Untuk dapat menikmati kegirangan-Nya,--kegirangan melihat jiwa-jiwa yang ditebus oleh pengorbanan-Nya, wajiblah kita mengambil bagian dalam segenap pekerjaan-Nya untuk penebusan mereka itu. [KSZ1 140.2]
Pernyataan iman Natanael yang mula-mula, yang begitu saksama dan tekun serta sungguh-sungguh terdengar bagai musik di telinga Yesus. “Yesus menjawab, kata-Nya: Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar lagi.” Juruselamat memandang ke depan dengan sukacita kepada pekerjaan-Nya dalam membawa kabar selamat kepada orang yang teraniaya, mengobati orang-orang yang hancur hatinya, serta menyiarkan berita kemerdekaan kepada tawanan Setan. Memikirkan tentang berkat-berkat indah yang telah dibawa-Nya kepada manusia, Yesus menambahkan, “Aku berkata kepadanu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.” [KSZ1 140.3]
Di sini Kristus dengan sesungguhnya berkata, di tepi Sungai Yordan langit terbuka, dan Roh Allah turun seperti seekor burung merpati ke atas-Ku. Pemandangan itu merupakan suatu tanda bahwa Aku adalah Anak Allah. Jika kamu percaya pada-Ku sebagai Anak Allah, maka percayamu pun akan dihidupkan. Kamu akan melihat bahwa langit terbuka, dan tidak pernah tertutup lagi. Aku telah membukanya bagi kamu. Malaikat-malaikat Allah naik, membawa segala doa orang yang malang dan menanggung kesusahan kepada Bapa di surga dan turun membawa berkat dan harapan, keberanian, bantuan, dan hidup, kepada anak-anak manusia. [KSZ1 141.1]
Malaikat-malaikat Allah selalu mondar-mandir dari bumi ke surga, dan dari surga ke bumi. Segala mukjizat Kristus bagi orang-orang yang teraniaya dan menderita diadakan oleh kuasa Allah dengan perantaraan malaikat-malaikat. Maka oleh Kristus, dengan perantaraan pesuruh-pesuruh semawi-Nya, setiap berkat datang dari Allah kepada kita. Dalam mengambil sifat manusia atas diri-Nya, Juruselamat kita mempersatukan kepentingan-Nya dengan kepentingan putra-putri Adam yang telah berdosa, sementara oleh Keilahian-Nya Ia berpegang teguh kepada takhta Allah. Demikianlah Kristus menjadi alat perhubungan manusia dengan Allah, dan Allah dengan manusia. [KSZ1 141.2]