22 November 2026 · Hari 1
Hari 1: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
Halaman 243-244 | Pasal 24, Paragraf 1-5 | KSZ1 243.1-KSZ1 244.2
Ayat Inti
Matius 13:55
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 21 membaca Bab 24: Bukankah ini Anak tukang kayu?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 243.1 DI SEBERANG hari-hari pekerjaan Kristus yang cemerlang di Galilea, muncullah suatu bayangan yang gelap. Orang Nazaret menolak Dia. “Bukankah Ia ini anak Yusuf?” kata mereka itu.
KSZ1 243.2 Selama masa kanak-kanak dan masa muda Yesus telah berbakti bersama saudara-saudara-Nya dalam sinagog di Nazaret. Sejak Ia mulai bekerja Ia tidak lagi bersama-sama mereka itu, tetapi dalam hal ini mereka memperhatikan apa yang telah terjadi kepada-Nya. Pada saat Ia muncul lagi di antara mereka, minat dan harapan mereka sangat tinggi. Di sini Ia bertemu dengan bentuk dan wajah yang pernah Ia kenal sejak kecil-Nya. Di sinilah ibu-Nya, saudara-saudara-Nya laki dan perempuan dan segala mata pun diarahkan kepada-Nya ketika Ia memasuki tempat kebaktian pada hari Sabat, dan mengambil tempat duduk-Nya bersama orang-orang yang berbakti.
KSZ1 243.3 Sebagai acara perbaktian setiap hari, ketua membaca suratan nabinabi dan menasihati hadirin agar tetap berharap pada Seorang yang akan membawa pemerintahan yang mulia, dan akan membasmi penindasan. ia berusaha menguatkan hati para pendengarnya dengan mengulangi akan buktinya bahwa kedatangan-Nya, dengan pengertian bahwa Ia akan nampak sebagai penghulu tentara untuk melepaskan bangsa Israel.
KSZ1 244.1 Apabila seorang rabi hadir dalam Bait Suci, ia diharapkan untuk memberikan suatu khotbah, dan siapa pun dari antara orang Israel boleh memberikan bacaan suratan nabi-nabi. Pada hari Sabat ini, Yesus telah diminta untuk mengambil bagian dalam acara perbaktian. Ia “berdiri hendak membacakan dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab Nabi Yesaya.” Lukas 4:16, 17. Bacaan Kitab Suci yang telah dibacakan-Nya adalah tulisan yang menunjukkan pada Mesias itu.
KSZ1 244.2 “Roh Tuhan ada pada-Ku oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
22 November 2026 | Hari 1
Hari 1: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
Halaman 243-244 | Pasal 24, Paragraf 1-5 | KSZ1 243.1-KSZ1 244.2
Ayat Inti:
Matius 13:55
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 21 membaca Bab 24: Bukankah ini Anak tukang kayu?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-21-hari-1-2026-11-22
Teks Lengkap:
DI SEBERANG hari-hari pekerjaan Kristus yang cemerlang di Galilea, muncullah suatu bayangan yang gelap. Orang Nazaret menolak Dia. “Bukankah Ia ini anak Yusuf?” kata mereka itu. [KSZ1 243.1]
Selama masa kanak-kanak dan masa muda Yesus telah berbakti bersama saudara-saudara-Nya dalam sinagog di Nazaret. Sejak Ia mulai bekerja Ia tidak lagi bersama-sama mereka itu, tetapi dalam hal ini mereka memperhatikan apa yang telah terjadi kepada-Nya. Pada saat Ia muncul lagi di antara mereka, minat dan harapan mereka sangat tinggi. Di sini Ia bertemu dengan bentuk dan wajah yang pernah Ia kenal sejak kecil-Nya. Di sinilah ibu-Nya, saudara-saudara-Nya laki dan perempuan dan segala mata pun diarahkan kepada-Nya ketika Ia memasuki tempat kebaktian pada hari Sabat, dan mengambil tempat duduk-Nya bersama orang-orang yang berbakti. [KSZ1 243.2]
Sebagai acara perbaktian setiap hari, ketua membaca suratan nabinabi dan menasihati hadirin agar tetap berharap pada Seorang yang akan membawa pemerintahan yang mulia, dan akan membasmi penindasan. ia berusaha menguatkan hati para pendengarnya dengan mengulangi akan buktinya bahwa kedatangan-Nya, dengan pengertian bahwa Ia akan nampak sebagai penghulu tentara untuk melepaskan bangsa Israel. [KSZ1 243.3]
Apabila seorang rabi hadir dalam Bait Suci, ia diharapkan untuk memberikan suatu khotbah, dan siapa pun dari antara orang Israel boleh memberikan bacaan suratan nabi-nabi. Pada hari Sabat ini, Yesus telah diminta untuk mengambil bagian dalam acara perbaktian. Ia “berdiri hendak membacakan dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab Nabi Yesaya.” Lukas 4:16, 17. Bacaan Kitab Suci yang telah dibacakan-Nya adalah tulisan yang menunjukkan pada Mesias itu. [KSZ1 244.1]
“Roh Tuhan ada pada-Ku oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” [KSZ1 244.2]