Hari 2: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
23 November 2026 · Hari 2

Hari 2: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”

Halaman 244-245 | Pasal 24, Paragraf 6-10 | KSZ1 244.3-KSZ1 245.2

Ayat Inti

Matius 13:55

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 21 membaca Bab 24: Bukankah ini Anak tukang kayu?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 244.3 “Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kepada pejabat, . . . dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju ke-pada-NyaDan se. . . . mua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.” Lukas 4:17-20, 22.

KSZ1 244.4 Yesus berdiri di hadapan orang banyak itu sebagai seorang penafsir nubuatan yang hidup mengenai diri-Nya sendiri. Dengan menjelaskan perkataan-perkataan yang telah dibacakan-Nya, Ia berbicara mengenai Mesias sebagai seorang yang melepaskan orang yang tertindas, membe-baskan orang yang tertawan, menghibur orang yang susah hatinya, me-mulihkan orang yang buta, dan menyatakan kepada dunia terang ke-benaran. Cara-Nya yang berkesan dan perkataan-Nya yang ajaib itu telah menjamah hati yang mendengar oleh suatu kuasa yang belum mereka pernah rasai dulu. Arus pengaruh Ilahi merombak segala rintangan; se-bagaimana Musa, mereka melihat yang Tidak Dapat Dilihat. Pada saat hati mereka digerakkan oleh Roh Kudus, mereka menyahut dengan me-ngatakan amin dan puji Tuhan.

KSZ1 244.5 Tetapi bila Yesus mengucapkan, “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya,” dengan tiba-tiba mereka diingatkan untuk memikirkan tentang diri mereka sendiri, dan pengakuan akan Dia yang sedang berbicara kepada mereka itu. Mereka, bangsa Israel, anak-anak Abraham, telah diumpamakan sedang dalam perhambaan. Mereka dikatakan sebagai orang yang tertawan yang harus dilepaskan dari kuasa kejahatan; sebagai orang yang berada dalam kegelapan dan memerlukan terang kebenaran. Kesombongan mereka diganggu dan ketakutan mereka dibangkitkan. Perkataan Yesus menyatakan bahwa pekeijaan-Nya bagi mereka itu adalah sangat bertentangan dengan apa yang mereka telah rindukan. Perbuatan mereka mungkin dapat diselidiki dengan teliti. Wa-laupun mereka tepat dan cermat dalam upacara-upacara secara luar, mereka takut akan mata yang terang yang mengamat-amati mereka itu.

KSZ1 245.1 Siapakah Yesus ini? tanya mereka itu. Ia yang telah menyatakan bagi diri-Nya kemuliaan Mesias adalah anak seorang tukang kayu, dan telah bekerja dengan bapa-Nya Yusuf. Mereka telah melihat Dia pergi bekerja naik turun bukit, mereka telah berkenalan dengan saudara-saudara-Nya laki-laki dan perempuan, dan mengetahui hidup dan pekerjaan-Nya. Mereka telah melihat Dia bertumbuh dari kanak-kanak hingga menjadi orang muda, dan dari orang muda hingga dewasa. Walaupun kehidupanNya tidak bercacat, mereka tidak mau percaya bahwa Ia adalah seorang yang telah dijanjikan itu.

KSZ1 245.2 Alangkah besar perbedaannya di antara pengajaran-Nya mengenai kerajaan yang baru itu dengan apa yang mereka dengar dari ketua-ketua mereka! Yesus tidak berkata apa-apa mengenai kelepasan mereka dari jajahan Roma. Mereka telah mendengar tentang mukjizat-mukjizat-Nya, dan telah mengharap bahwa kuasa-Nya akan dipakai bagi keuntungan mereka, tetapi mereka melihat bahwa tidak ada pernyataan bagi maksud yang seperti ini.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

23 November 2026 | Hari 2
Hari 2: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
Halaman 244-245 | Pasal 24, Paragraf 6-10 | KSZ1 244.3-KSZ1 245.2

Ayat Inti:
Matius 13:55
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 21 membaca Bab 24: Bukankah ini Anak tukang kayu?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-21-hari-2-2026-11-23

Teks Lengkap:

“Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kepada pejabat, . . . dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju ke-pada-NyaDan se. . . . mua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.” Lukas 4:17-20, 22. [KSZ1 244.3]

Yesus berdiri di hadapan orang banyak itu sebagai seorang penafsir nubuatan yang hidup mengenai diri-Nya sendiri. Dengan menjelaskan perkataan-perkataan yang telah dibacakan-Nya, Ia berbicara mengenai Mesias sebagai seorang yang melepaskan orang yang tertindas, membe-baskan orang yang tertawan, menghibur orang yang susah hatinya, me-mulihkan orang yang buta, dan menyatakan kepada dunia terang ke-benaran. Cara-Nya yang berkesan dan perkataan-Nya yang ajaib itu telah menjamah hati yang mendengar oleh suatu kuasa yang belum mereka pernah rasai dulu. Arus pengaruh Ilahi merombak segala rintangan; se-bagaimana Musa, mereka melihat yang Tidak Dapat Dilihat. Pada saat hati mereka digerakkan oleh Roh Kudus, mereka menyahut dengan me-ngatakan amin dan puji Tuhan. [KSZ1 244.4]

Tetapi bila Yesus mengucapkan, “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya,” dengan tiba-tiba mereka diingatkan untuk memikirkan tentang diri mereka sendiri, dan pengakuan akan Dia yang sedang berbicara kepada mereka itu. Mereka, bangsa Israel, anak-anak Abraham, telah diumpamakan sedang dalam perhambaan. Mereka dikatakan sebagai orang yang tertawan yang harus dilepaskan dari kuasa kejahatan; sebagai orang yang berada dalam kegelapan dan memerlukan terang kebenaran. Kesombongan mereka diganggu dan ketakutan mereka dibangkitkan. Perkataan Yesus menyatakan bahwa pekeijaan-Nya bagi mereka itu adalah sangat bertentangan dengan apa yang mereka telah rindukan. Perbuatan mereka mungkin dapat diselidiki dengan teliti. Wa-laupun mereka tepat dan cermat dalam upacara-upacara secara luar, mereka takut akan mata yang terang yang mengamat-amati mereka itu. [KSZ1 244.5]

Siapakah Yesus ini? tanya mereka itu. Ia yang telah menyatakan bagi diri-Nya kemuliaan Mesias adalah anak seorang tukang kayu, dan telah bekerja dengan bapa-Nya Yusuf. Mereka telah melihat Dia pergi bekerja naik turun bukit, mereka telah berkenalan dengan saudara-saudara-Nya laki-laki dan perempuan, dan mengetahui hidup dan pekerjaan-Nya. Mereka telah melihat Dia bertumbuh dari kanak-kanak hingga menjadi orang muda, dan dari orang muda hingga dewasa. Walaupun kehidupanNya tidak bercacat, mereka tidak mau percaya bahwa Ia adalah seorang yang telah dijanjikan itu. [KSZ1 245.1]

Alangkah besar perbedaannya di antara pengajaran-Nya mengenai kerajaan yang baru itu dengan apa yang mereka dengar dari ketua-ketua mereka! Yesus tidak berkata apa-apa mengenai kelepasan mereka dari jajahan Roma. Mereka telah mendengar tentang mukjizat-mukjizat-Nya, dan telah mengharap bahwa kuasa-Nya akan dipakai bagi keuntungan mereka, tetapi mereka melihat bahwa tidak ada pernyataan bagi maksud yang seperti ini. [KSZ1 245.2]