Hari 3: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
24 November 2026 · Hari 3

Hari 3: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”

Halaman 245-246 | Pasal 24, Paragraf 11-14 | KSZ1 245.3-KSZ1 246.3

Ayat Inti

Matius 13:55

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 21 membaca Bab 24: Bukankah ini Anak tukang kayu?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 245.3 Pada saat mereka membuka pintu kebimbangan, hati mereka menjadi keras hingga tidak mudah dilembutkan lagi pada saat itu. Setan telah bertekad bahwa mata yang telah buta itu tidak boleh dibuka hari itu, atau jiwa-jiwa yang terbelenggu dibebaskan. Dengan giat ia bekerja untuk mengikat mereka dalam keadaan tidak percaya itu. Mereka tidak memikirkan tanda yang diberikan, ketika mereka digoncangkan oleh keyakinan bahwa Ialah Penebus mereka yang sedang berkata pada mereka itu.

KSZ1 246.1 Tetapi Yesus kini memberikan suatu bukti Keilahian-Nya dengan me-nyatakan pikiran mereka yang tersembunyi. “Maka berkatalah Ia kepada mereka: ‘Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah dirimu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapemaum!’ Dan kata-Nya lagi: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. Dan pada zaman nabi Eiisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.’” Lukas 4:23-27.

KSZ1 246.2 Oleh hubungan peristiwa ini dalam kehidupan nabi-nabi, Yesus menjawab pertanyaan para pendengar-Nya. Hamba-hamba yang telah dipilih Allah untuk suatu pekerjaan yang istimewa, tidak diizinkan bekerja bagi orang yang berhati keras dan tidak percaya. Tetapi mereka yang mempunyai hati untuk merasa dan iman untuk percaya yang menyetujui akan bukti kuasa-Nya melalui nabi-nabi. Pada zaman Elia, orang Israel telah meninggalkan Allah. Mereka bergantung pada dosa mereka, dan menolak amaran Roh Kudus melalui pesuruh-pesuruh Allah. Dengan demikian mereka memutuskan diri mereka dari saluran melalui mana berkatberkat Allah dapat disalurkan kepada mereka. Tuhan melewati rumah orang Israel, di dalam suatu negeri kafir, dengan seorang perempuan yang tidak tergolong pada umat pilihan. Tetapi wanita ini diperkenankan karena ia telah mengikuti terang yang telah diterimanya, dan hatinya dibuka bagi suatu terang yang lebih besar yang dikirimkan Tuhan kepadanya melalui nabi-Nya.

KSZ1 246.3 Adalah untuk alasan yang sama sehingga pada zaman Elisa orang kusta pada bani Israel dilewati. Tetapi Naaman, seorang kafir yang berkedudukan tinggi, setia kepada keyakinannya pada yang benar, dan telah merasa keperluannya yang besar akan pertolongan. Ia berada dalam suatu keadaan untuk menerima pemberian rahmat Allah. Ia bukan hanya disucikan dari penyakit kusta, tetapi juga diberkati dengan suatu pengengetahuan akan Allah yang benar.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

24 November 2026 | Hari 3
Hari 3: Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 24 - “BUKANKAH IA INI ANAK TUKANG KAYU ITU?”
Halaman 245-246 | Pasal 24, Paragraf 11-14 | KSZ1 245.3-KSZ1 246.3

Ayat Inti:
Matius 13:55
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 21 membaca Bab 24: Bukankah ini Anak tukang kayu?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-21-hari-3-2026-11-24

Teks Lengkap:

Pada saat mereka membuka pintu kebimbangan, hati mereka menjadi keras hingga tidak mudah dilembutkan lagi pada saat itu. Setan telah bertekad bahwa mata yang telah buta itu tidak boleh dibuka hari itu, atau jiwa-jiwa yang terbelenggu dibebaskan. Dengan giat ia bekerja untuk mengikat mereka dalam keadaan tidak percaya itu. Mereka tidak memikirkan tanda yang diberikan, ketika mereka digoncangkan oleh keyakinan bahwa Ialah Penebus mereka yang sedang berkata pada mereka itu. [KSZ1 245.3]

Tetapi Yesus kini memberikan suatu bukti Keilahian-Nya dengan me-nyatakan pikiran mereka yang tersembunyi. “Maka berkatalah Ia kepada mereka: ‘Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah dirimu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapemaum!’ Dan kata-Nya lagi: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. Dan pada zaman nabi Eiisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.’” Lukas 4:23-27. [KSZ1 246.1]

Oleh hubungan peristiwa ini dalam kehidupan nabi-nabi, Yesus menjawab pertanyaan para pendengar-Nya. Hamba-hamba yang telah dipilih Allah untuk suatu pekerjaan yang istimewa, tidak diizinkan bekerja bagi orang yang berhati keras dan tidak percaya. Tetapi mereka yang mempunyai hati untuk merasa dan iman untuk percaya yang menyetujui akan bukti kuasa-Nya melalui nabi-nabi. Pada zaman Elia, orang Israel telah meninggalkan Allah. Mereka bergantung pada dosa mereka, dan menolak amaran Roh Kudus melalui pesuruh-pesuruh Allah. Dengan demikian mereka memutuskan diri mereka dari saluran melalui mana berkatberkat Allah dapat disalurkan kepada mereka. Tuhan melewati rumah orang Israel, di dalam suatu negeri kafir, dengan seorang perempuan yang tidak tergolong pada umat pilihan. Tetapi wanita ini diperkenankan karena ia telah mengikuti terang yang telah diterimanya, dan hatinya dibuka bagi suatu terang yang lebih besar yang dikirimkan Tuhan kepadanya melalui nabi-Nya. [KSZ1 246.2]

Adalah untuk alasan yang sama sehingga pada zaman Elisa orang kusta pada bani Israel dilewati. Tetapi Naaman, seorang kafir yang berkedudukan tinggi, setia kepada keyakinannya pada yang benar, dan telah merasa keperluannya yang besar akan pertolongan. Ia berada dalam suatu keadaan untuk menerima pemberian rahmat Allah. Ia bukan hanya disucikan dari penyakit kusta, tetapi juga diberkati dengan suatu pengengetahuan akan Allah yang benar. [KSZ1 246.3]