10 Desember 2026 · Hari 5
Hari 5: Pasal 26 - DI KAPERNAUM
Halaman 268-269 | Pasal 26, Paragraf 25-30 | KSZ1 268.1-KSZ1 269.2
Ayat Inti
Markus 1:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 23 membaca Bab 26: Di Kapernaum. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 268.1 Sejarah terulang. Dengan Alkitab terbuka di hadapan mereka dan mengaku menghormati akan pengajarannya, banyak pemimpin agama pada zaman kita ini sedang merusak kepercayaan mereka terhadap buku itu sebagai firman Allah. Mereka sibuk membahas arti setiap kata, dan memberikan pendapat mereka sendiri mengenai arti sebutan yang telah sangat jelas diberikan oleh Tuhan. Di dalam tangan mereka kuasa firman Allah yang memberikan hidup yang baru itu hilang. Inilah sebabnya mengapa roh tidak percaya cepat berkembang dan kejahatan itu menang.
KSZ1 268.2 Apabila Setan telah dapat melemahkan kepercayaan seseorang terhadap Kitab Suci, ia memimpin orang itu kepada sumber terang dan kuasa yang lain. Dengan jalan demikian ia memasukkan dirinya sendiri. Mereka yang berpaling dari ajaran Kitab Suci yang benar dan dari kuasa Roh Allah yang meyakinkan itu, sedang mengundang kuasa Setan untuk menguasai dirinya. Kritikan dan spekulasi mengenai Kitab Suci telah membuka jalan bagi spiritisme dan teosof, paham yang asalnya dari kekafiran zaman dahulu tetapi telah dipermodem—yang telah merambat ke dalam gereja-gereja yang percaya akan Yesus Kristus.
KSZ1 268.3 Berdampingan dengan ajaran Injil, pembantu Setan sedang bekerja tetapi hanyalah sebagai alat media roh-roh dusta. Ada orang yang mulamula hanya ingin mengetahui, tetapi oleh karena melihat hasilnya, maka selangkah demi selangkah ia tertarik dan akhirnya ia telah dikuasai oleh suatu kemauan yang lebih kuat dari kemauannya sendiri. Ia tidak dapat meluputkan dirinya dari kuasa yang ajaib itu.
KSZ1 268.4 Pertahanan jiwa telah rubuh. Ia tidak mempunyai tembok lagi untuk menghalangi dosa. Apabila sekali firman Allah dan Roh-Nya ditolak, ada seorang manusia yang mengetahui sampai berapa dalamnya ia akan tenggelam. Dosa-dosa tersembunyi atau hawa nafsu tertentu yang menjajah dia sebagai seorang tawanan sebagaimana orang yang dirasuk Setan di Kapernaum. Walaupun demikian keadaannya belum juga putus asa.
KSZ1 269.1 Alat yang dapat mengalahkan si jahat ialah alat yang telah dipergunakan Yesus mengalahkan Setan, kuasa firman Allah. Allah tidak mengendalikan pikiran kita tanpa persetujuan kita; tetapi jika kita rindu mengetahui dan melakukan kehendak-Nya, perjanjian-Nya akan menjadi milik kita: “Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” “Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu ajaran-Ku.” Yohanes 8:32; 7:17. Oleh percaya akan perjanjian ini, setiap orang dapat d ;paskan dari jerat kesalahan dan kuasa dosa.
KSZ1 269.2 Tiap-tiap orang bebas memilih kuasa mana yang ia mau agar memerintah dirinya. Walaupun seorang yang telah jatuh begitu rendah, atau begitu najis, ia mendapat kelepasan di dalam Kristus. Orang yang dirasuk Setan ini sebagai pengganti doa, ia hanya dapat mengucapkan perkataan dari Setan; akan tetapi isi hatinya yang tidak dapat dikeluarkan itu telah didengar. Tidak ada tangisan dari suatu jiwa di dalam kebutuhan, walaupun tidak dapat dikeluarkan di dalam perkataan yang tidak akan diperhatikan. Mereka yang rela masuk dalam hubungan janji dengan Allah di surga tidak akan dibiarkan dalam kuasa Setan atau di dalam kekurangan diri mereka. Mereka diundang oleh Juruselamat, “kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku, ya mencari damai dengan Aku!” Yesaya 27:5. Roh kegelapan akan berperang bagi jiwa untuk takluk di bawah pemerintahannya, tetapi malaikat Allah akan merebut jiwa-jiwa itu dengan kuasa kemenangan. Tuhan berkata: “Dapatkah direbut jarahan dari pahlawan atau dapatkah lolos tawanan orang gagah? Sungguh, beginilah firman Tuhan: ‘Tawanan pahlawan pun dapat direbut , dan jarahan orang gagah dapat lolos, sebab Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan anak-anakmu.”‘ Yesaya 49:24, 25.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
10 Desember 2026 | Hari 5
Hari 5: Pasal 26 - DI KAPERNAUM
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 26 - DI KAPERNAUM
Halaman 268-269 | Pasal 26, Paragraf 25-30 | KSZ1 268.1-KSZ1 269.2
Ayat Inti:
Markus 1:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 23 membaca Bab 26: Di Kapernaum. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-23-hari-5-2026-12-10
Teks Lengkap:
Sejarah terulang. Dengan Alkitab terbuka di hadapan mereka dan mengaku menghormati akan pengajarannya, banyak pemimpin agama pada zaman kita ini sedang merusak kepercayaan mereka terhadap buku itu sebagai firman Allah. Mereka sibuk membahas arti setiap kata, dan memberikan pendapat mereka sendiri mengenai arti sebutan yang telah sangat jelas diberikan oleh Tuhan. Di dalam tangan mereka kuasa firman Allah yang memberikan hidup yang baru itu hilang. Inilah sebabnya mengapa roh tidak percaya cepat berkembang dan kejahatan itu menang. [KSZ1 268.1]
Apabila Setan telah dapat melemahkan kepercayaan seseorang terhadap Kitab Suci, ia memimpin orang itu kepada sumber terang dan kuasa yang lain. Dengan jalan demikian ia memasukkan dirinya sendiri. Mereka yang berpaling dari ajaran Kitab Suci yang benar dan dari kuasa Roh Allah yang meyakinkan itu, sedang mengundang kuasa Setan untuk menguasai dirinya. Kritikan dan spekulasi mengenai Kitab Suci telah membuka jalan bagi spiritisme dan teosof, paham yang asalnya dari kekafiran zaman dahulu tetapi telah dipermodem—yang telah merambat ke dalam gereja-gereja yang percaya akan Yesus Kristus. [KSZ1 268.2]
Berdampingan dengan ajaran Injil, pembantu Setan sedang bekerja tetapi hanyalah sebagai alat media roh-roh dusta. Ada orang yang mulamula hanya ingin mengetahui, tetapi oleh karena melihat hasilnya, maka selangkah demi selangkah ia tertarik dan akhirnya ia telah dikuasai oleh suatu kemauan yang lebih kuat dari kemauannya sendiri. Ia tidak dapat meluputkan dirinya dari kuasa yang ajaib itu. [KSZ1 268.3]
Pertahanan jiwa telah rubuh. Ia tidak mempunyai tembok lagi untuk menghalangi dosa. Apabila sekali firman Allah dan Roh-Nya ditolak, ada seorang manusia yang mengetahui sampai berapa dalamnya ia akan tenggelam. Dosa-dosa tersembunyi atau hawa nafsu tertentu yang menjajah dia sebagai seorang tawanan sebagaimana orang yang dirasuk Setan di Kapernaum. Walaupun demikian keadaannya belum juga putus asa. [KSZ1 268.4]
Alat yang dapat mengalahkan si jahat ialah alat yang telah dipergunakan Yesus mengalahkan Setan, kuasa firman Allah. Allah tidak mengendalikan pikiran kita tanpa persetujuan kita; tetapi jika kita rindu mengetahui dan melakukan kehendak-Nya, perjanjian-Nya akan menjadi milik kita: “Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” “Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu ajaran-Ku.” Yohanes 8:32; 7:17. Oleh percaya akan perjanjian ini, setiap orang dapat d ;paskan dari jerat kesalahan dan kuasa dosa. [KSZ1 269.1]
Tiap-tiap orang bebas memilih kuasa mana yang ia mau agar memerintah dirinya. Walaupun seorang yang telah jatuh begitu rendah, atau begitu najis, ia mendapat kelepasan di dalam Kristus. Orang yang dirasuk Setan ini sebagai pengganti doa, ia hanya dapat mengucapkan perkataan dari Setan; akan tetapi isi hatinya yang tidak dapat dikeluarkan itu telah didengar. Tidak ada tangisan dari suatu jiwa di dalam kebutuhan, walaupun tidak dapat dikeluarkan di dalam perkataan yang tidak akan diperhatikan. Mereka yang rela masuk dalam hubungan janji dengan Allah di surga tidak akan dibiarkan dalam kuasa Setan atau di dalam kekurangan diri mereka. Mereka diundang oleh Juruselamat, “kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku, ya mencari damai dengan Aku!” Yesaya 27:5. Roh kegelapan akan berperang bagi jiwa untuk takluk di bawah pemerintahannya, tetapi malaikat Allah akan merebut jiwa-jiwa itu dengan kuasa kemenangan. Tuhan berkata: “Dapatkah direbut jarahan dari pahlawan atau dapatkah lolos tawanan orang gagah? Sungguh, beginilah firman Tuhan: ‘Tawanan pahlawan pun dapat direbut , dan jarahan orang gagah dapat lolos, sebab Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan anak-anakmu.”‘ Yesaya 49:24, 25. [KSZ1 269.2]