24 Februari 2027 · Hari 4
Hari 4: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
Halaman 381-382 | Pasal 37, Paragraf 15-18 | KSZ1 381.2-KSZ1 382.2
Ayat Inti
Lukas 9:2
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 381.2 Dengan melanjutkan petunjuk-Nya kepada murid-murid-Nya, Yesus berkata: “Waspadalah terhadap semua orang.” Mereka tidak menaruh kepercayaan kepada orang yang tidak kenal Allah, serta memberikan kepada mereka nasihat-nasihat: karena ini akan memberikan satu keun-tungan bagi agen-agen Setan. Sering maksud-maksud manusia berlawanan dengan rencana-rencana Allah. Mereka yang membangun Bait Suci Allah akan membangunnya selaras dengan pola-pola yang telah dinyatakan di atas gunung,—yang serupa dengan Ilahi. Tuhan di. inakan dan Injil dikhianati jika hamba-hamba-Nya berpegang kepada pendapat manusia yang tidak berada di bawah tuntunan Roh Kudus. Kebijaksanaan dunia adalah kebodohan bagi Allah. Mereka yang berpaut padanya tentulah sesat.
KSZ1 381.3 “Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan me-nyerahkan kamu kepada majelis agama... kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.” Mat. 10:17,18. Penganiayaan akan menyebarkan terang itu. Hamba-hamba Kristus akan dibawa menghadap orang-orang besar, yang mungkin tidak akan pernah mendengar Injil kalau bukan dengan jalan ini. Kebenaran telah disalahtafsirkan kepada orang-orang seperti ini. Mereka telah mendengar tuduhan palsu yang berhubungan dengan iman murid-murid Kristus. Sering sekali mereka bermaksud hanya mempelajari sifat yang sesungguhnya yakni kesaksian orang-orang yang dibawa kepada pengadilan karena iman mereka. Di dalam pemeriksaan itu mereka diharuskan menjawab, lalu hakim-hakim mereka mendengarkan kesaksian itu. Rahmat Allah akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya untuk menghadapi keadaan darurat semacam ini. “Itu akan dikaruniakan kepadamu” kata Yesus, “Pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.” Jika Roh Allah menerangi pikiran hamba-hamba-Nya, maka kebenaran itu akan dikemukakan di dalam kuasa Ilahi dan keindahannya. Orangorang yang menolak kebenaran akan berdiri menuduh dan menindas murid-murid itu. Tetapi di bawah kerugian dan penderitaan, bahkan sampai kepada kematian pun, anak-anak Allah harus menunjukkan kelemahlembutan Teladan Ilahi. Dengan demikian akan jelas perbedaan antara agenagen Setan dan wakil-wakil Kristus. Juruselamat akan diagungkan di hadapan para penguasa dan orang banyak.
KSZ1 382.1 Murid-murid itu tidak diwarisi keberanian dan ketetapan hati orang syahid hingga tiba saat rahmat yang demikian diperlukan. Kemudian janji Juruselamat itu digenapi. Waktu Petrus dan Yohanes bersaksi di hadapan majelis Sanhedrin, orang banyak “heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.” Kisah 4:13. Tentang Stefanus ditulis bahwa “Semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus seperti muka seorang malaikat.” Orang banyak tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.” Kisah 6:15,10. Dan Paulus, menulis tentang pengadilannya di hadapan pengadilan di Kaisarea, mengatakan: “Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku,... tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.” 2 Tim. 4:16, 17.
KSZ1 382.2 Hamba-hamba Kristus tidak mempunyai persiapan pidato yang akan diucapkan waktu dibawa ke pengadilan. Persiapan mereka harus diadakan dari hari ke hari dalam menyimpan permata-permata kebenaran firman A|lah, dan oleh doa menguatkan iman mereka. Apabila mereka dihadapkan ke pengadilan, Roh Kudus akan mengingatkan mereka kepada kebenaran yang sangat diperlukan itu.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
24 Februari 2027 | Hari 4
Hari 4: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
Halaman 381-382 | Pasal 37, Paragraf 15-18 | KSZ1 381.2-KSZ1 382.2
Ayat Inti:
Lukas 9:2
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-34-hari-4-2027-02-24
Teks Lengkap:
Dengan melanjutkan petunjuk-Nya kepada murid-murid-Nya, Yesus berkata: “Waspadalah terhadap semua orang.” Mereka tidak menaruh kepercayaan kepada orang yang tidak kenal Allah, serta memberikan kepada mereka nasihat-nasihat: karena ini akan memberikan satu keun-tungan bagi agen-agen Setan. Sering maksud-maksud manusia berlawanan dengan rencana-rencana Allah. Mereka yang membangun Bait Suci Allah akan membangunnya selaras dengan pola-pola yang telah dinyatakan di atas gunung,—yang serupa dengan Ilahi. Tuhan di. inakan dan Injil dikhianati jika hamba-hamba-Nya berpegang kepada pendapat manusia yang tidak berada di bawah tuntunan Roh Kudus. Kebijaksanaan dunia adalah kebodohan bagi Allah. Mereka yang berpaut padanya tentulah sesat. [KSZ1 381.2]
“Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan me-nyerahkan kamu kepada majelis agama... kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.” Mat. 10:17,18. Penganiayaan akan menyebarkan terang itu. Hamba-hamba Kristus akan dibawa menghadap orang-orang besar, yang mungkin tidak akan pernah mendengar Injil kalau bukan dengan jalan ini. Kebenaran telah disalahtafsirkan kepada orang-orang seperti ini. Mereka telah mendengar tuduhan palsu yang berhubungan dengan iman murid-murid Kristus. Sering sekali mereka bermaksud hanya mempelajari sifat yang sesungguhnya yakni kesaksian orang-orang yang dibawa kepada pengadilan karena iman mereka. Di dalam pemeriksaan itu mereka diharuskan menjawab, lalu hakim-hakim mereka mendengarkan kesaksian itu. Rahmat Allah akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya untuk menghadapi keadaan darurat semacam ini. “Itu akan dikaruniakan kepadamu” kata Yesus, “Pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.” Jika Roh Allah menerangi pikiran hamba-hamba-Nya, maka kebenaran itu akan dikemukakan di dalam kuasa Ilahi dan keindahannya. Orangorang yang menolak kebenaran akan berdiri menuduh dan menindas murid-murid itu. Tetapi di bawah kerugian dan penderitaan, bahkan sampai kepada kematian pun, anak-anak Allah harus menunjukkan kelemahlembutan Teladan Ilahi. Dengan demikian akan jelas perbedaan antara agenagen Setan dan wakil-wakil Kristus. Juruselamat akan diagungkan di hadapan para penguasa dan orang banyak. [KSZ1 381.3]
Murid-murid itu tidak diwarisi keberanian dan ketetapan hati orang syahid hingga tiba saat rahmat yang demikian diperlukan. Kemudian janji Juruselamat itu digenapi. Waktu Petrus dan Yohanes bersaksi di hadapan majelis Sanhedrin, orang banyak “heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.” Kisah 4:13. Tentang Stefanus ditulis bahwa “Semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus seperti muka seorang malaikat.” Orang banyak tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.” Kisah 6:15,10. Dan Paulus, menulis tentang pengadilannya di hadapan pengadilan di Kaisarea, mengatakan: “Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku,... tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.” 2 Tim. 4:16, 17. [KSZ1 382.1]
Hamba-hamba Kristus tidak mempunyai persiapan pidato yang akan diucapkan waktu dibawa ke pengadilan. Persiapan mereka harus diadakan dari hari ke hari dalam menyimpan permata-permata kebenaran firman A|lah, dan oleh doa menguatkan iman mereka. Apabila mereka dihadapkan ke pengadilan, Roh Kudus akan mengingatkan mereka kepada kebenaran yang sangat diperlukan itu. [KSZ1 382.2]