Hari 7: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
27 Februari 2027 · Hari 7

Hari 7: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA

Halaman 385-387 | Pasal 37, Paragraf 27-30 | KSZ1 385.3-KSZ1 387.1

Ayat Inti

Lukas 9:2

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 385.3 Orang yang mau mengaku Kristus haruslah mempunyai Kristus berada di dalam dia. Ia tidak dapat berhubungan dengan yang tidak diterimanya. Barangkali murid-murid itu dapat berbicara dengan lancar mengenai doktrin agama, mungkin mereka dapat mengulang-ulangi sabda Kristus Sendiri; tetapi kecuali mereka memiliki kelemahlembutan dan kasih Kristus, mereka tidak mengaku Dia. Suatu roh yang bertentangan dengan roh Kristus berarti menyangkal Dia, apa pun pengakuannya. Orang dapat menyangkal Kristus melalui ucapan yang jahat, dengan percakapan bodoh, melalui perkataan yang tidak benar dan tidak ramah. Mereka dapat saja menyangkal Dia dengan jalan mengalahkan beban hidup, oleh mengejar kesenangan yang penuh dosa. Mereka bisa menyangkal Dia dengan cara kompromi dengan dunia, dengan tabiat yang tidak sopan, oleh mengasihi pendapatnya sendiri, dengan membenarkan din sendiri, dengan keragu-raguan mencari kesusahan, dan tinggal di dalam kegelapan. Di dalam cara-cara yang seperti ini mereka menyatakan bahwa Kristus tidak ada pada mereka. Dan “barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia,” kata-Nya, “Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di surga.”

KSZ1 386.1 Juruselamat mengatakan kepada murid-murid-Nya agar jangan me-nyangka bahwa musuh-musuh kabar Injil itu akan ditaklukkan, dan bahwa perlawanan itu akan berhenti sendiri. Ia berkata: “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” Timbulnya perbantahan ini bukanlah akibat kabar Injil, melainkan hasil perlawanan terhadapnya. Dari semua penganiayaan yang paling berat ditanggung ialah perlawanan di dalam rumah tangga, kebencian sahabat-sahabat karib dunia. TetaDi Yesus berkata: “Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.”

KSZ1 386.2 Tugas hamba-hamba Kristus adalah penghormatan yang amat tinggi dan mulia. “Barangsiapa menyambut kamu,” kata Kristus, “ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengurus Aku.” Tiada perbuatan yang baik dan ramah yang telah ditunjukkan kepada mereka atas nama-Nya yang akan gagal diakui dan diberi upah. Dan di dalam pengakuan ramah serupa itu Ia mengikutsertakan yang terlemah dan terendah dari keluarga Allah: “Barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini” —mereka yang seperti anak-anak di dalam imannya dan pengetahuan akan Kristus— “karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.”

KSZ1 387.1 Demikianlah Juruselamat mengakhiri nasihat-Nya. Di dalam nama Kristus kedua belas yang telah terpilih itu pergi ke luar, sebagaimana Ia telah pergi, “menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin. . . memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Lukas 4:18, 19.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

27 Februari 2027 | Hari 7
Hari 7: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
Halaman 385-387 | Pasal 37, Paragraf 27-30 | KSZ1 385.3-KSZ1 387.1

Ayat Inti:
Lukas 9:2
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-34-hari-7-2027-02-27

Teks Lengkap:

Orang yang mau mengaku Kristus haruslah mempunyai Kristus berada di dalam dia. Ia tidak dapat berhubungan dengan yang tidak diterimanya. Barangkali murid-murid itu dapat berbicara dengan lancar mengenai doktrin agama, mungkin mereka dapat mengulang-ulangi sabda Kristus Sendiri; tetapi kecuali mereka memiliki kelemahlembutan dan kasih Kristus, mereka tidak mengaku Dia. Suatu roh yang bertentangan dengan roh Kristus berarti menyangkal Dia, apa pun pengakuannya. Orang dapat menyangkal Kristus melalui ucapan yang jahat, dengan percakapan bodoh, melalui perkataan yang tidak benar dan tidak ramah. Mereka dapat saja menyangkal Dia dengan jalan mengalahkan beban hidup, oleh mengejar kesenangan yang penuh dosa. Mereka bisa menyangkal Dia dengan cara kompromi dengan dunia, dengan tabiat yang tidak sopan, oleh mengasihi pendapatnya sendiri, dengan membenarkan din sendiri, dengan keragu-raguan mencari kesusahan, dan tinggal di dalam kegelapan. Di dalam cara-cara yang seperti ini mereka menyatakan bahwa Kristus tidak ada pada mereka. Dan “barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia,” kata-Nya, “Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di surga.” [KSZ1 385.3]

Juruselamat mengatakan kepada murid-murid-Nya agar jangan me-nyangka bahwa musuh-musuh kabar Injil itu akan ditaklukkan, dan bahwa perlawanan itu akan berhenti sendiri. Ia berkata: “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” Timbulnya perbantahan ini bukanlah akibat kabar Injil, melainkan hasil perlawanan terhadapnya. Dari semua penganiayaan yang paling berat ditanggung ialah perlawanan di dalam rumah tangga, kebencian sahabat-sahabat karib dunia. TetaDi Yesus berkata: “Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” [KSZ1 386.1]

Tugas hamba-hamba Kristus adalah penghormatan yang amat tinggi dan mulia. “Barangsiapa menyambut kamu,” kata Kristus, “ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengurus Aku.” Tiada perbuatan yang baik dan ramah yang telah ditunjukkan kepada mereka atas nama-Nya yang akan gagal diakui dan diberi upah. Dan di dalam pengakuan ramah serupa itu Ia mengikutsertakan yang terlemah dan terendah dari keluarga Allah: “Barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini” —mereka yang seperti anak-anak di dalam imannya dan pengetahuan akan Kristus— “karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.” [KSZ1 386.2]

Demikianlah Juruselamat mengakhiri nasihat-Nya. Di dalam nama Kristus kedua belas yang telah terpilih itu pergi ke luar, sebagaimana Ia telah pergi, “menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin. . . memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Lukas 4:18, 19. [KSZ1 387.1]