Hari 1: Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”
28 Februari 2027 · Hari 1

Hari 1: Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”

Halaman 388-389 | Pasal 38, Paragraf 1-3 | KSZ1 388.1-KSZ1 389.2

Ayat Inti

Markus 6:31

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 35 membaca Bab 38: Marilah, Beristirahatlah Seketika. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 388.1 DALAM perjalanan dari pengabaran Injil, “Kemudian rasulrasul itu berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: Marilah ke tempat yag sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika! Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat” Murid-murid itu datang kepada Yesus dan mengabarkan segala sesuatu kepada-Nya. Hubungan mereka yang erat dengan Yesus memberanikan mereka untuk mengemukakan kepada-Nya pengalaman-pengalaman yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, kesukaan mereka atas hasil pekerjaannya, dan dukacita mereka atas kegagalan, kesalahan-kesalahan mereka, dan kelemahan-kelemahan mereka. Mereka telah mengadakan kesalahan-kesalahan di dalam pekerjaan mereka selaku evangelis-evangelis yanag pertama, dan sedang mereka mengaku terus terang kepada Yesus pengalamam mereka, Yesus melihat bahwa mereka me-merlukan lebih bayak lagi petunjuk. Ia melihat bahwa mereka telah letih, dan mereka memerlukan istirahat.

KSZ1 389.1 Tetapi ke mana saja mereka pergi mereka tidak berhasil mengasing-kan diri sebentar, “Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.” Orang banyak mengerumuni Kristus, ingin disembuhkan, dan rindu mendengar perkataan-Nya. Banyak yang tertarik kepada-Nya; karena bagi mereka Ia menjadi sumber segala berkat. Banyak di antara mereka yang datang mengerumuni Kristus untuk menerima anugerah kesehatan yang amat berharga menerima Dia sebagai Juruselamat mereka. Banyak juga yang lain, yang takut mengakui Dia, sebab orang-orang Farisi, telah dipertobatkan pada waktu turunnya Roh Kudus, dan di hadapan imam-imam serta raja-raja yang bengis, mengakui Dia sebagai Anak Allah.

KSZ1 389.2 Tetapi sekarang Kristus ingin beristirahat sebentar, agar Ia dapat ber-sama-sama dengan murid-murid-Nya; karena banyak yang harus Ia kata-kan kepada mereka. Di dalam pekerjaan mereka itu telah melalui berba-gai kesukaran, dan telah mendapat banyak perlawanan di dalam berma-cam-macam bentuk. Sampai saat ini mereka harus meminta nasihat Kristus di dalam segala hal; tetapi kadang-kadang mereka sendirian dan pada saat itu mereka mendapat banyak kesulitan untuk mengetahui apa yang akan diperbuat. Mereka telah mendapat dorongan yang membera-nikan di dalam pekerjaan mereka; karena Kristus tidak mengutus mereka tanpa disertai Roh-Nya, dan melalui iman di dalam Dia mereka meng-adakan banyak mukjizat; tetapi sekarang mereka perlu makan Roti Hidup. Mereka perlu pergi ke suatu tempat untuk mengasingkan diri, di mana mereka dapat berhubungan dengan Yesus dan menerima petunjuk untuk pekerjaan yang akan datang.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

28 Februari 2027 | Hari 1
Hari 1: Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”
Halaman 388-389 | Pasal 38, Paragraf 1-3 | KSZ1 388.1-KSZ1 389.2

Ayat Inti:
Markus 6:31
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 35 membaca Bab 38: Marilah, Beristirahatlah Seketika. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-35-hari-1-2027-02-28

Teks Lengkap:

DALAM perjalanan dari pengabaran Injil, “Kemudian rasulrasul itu berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: Marilah ke tempat yag sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika! Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat” Murid-murid itu datang kepada Yesus dan mengabarkan segala sesuatu kepada-Nya. Hubungan mereka yang erat dengan Yesus memberanikan mereka untuk mengemukakan kepada-Nya pengalaman-pengalaman yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, kesukaan mereka atas hasil pekerjaannya, dan dukacita mereka atas kegagalan, kesalahan-kesalahan mereka, dan kelemahan-kelemahan mereka. Mereka telah mengadakan kesalahan-kesalahan di dalam pekerjaan mereka selaku evangelis-evangelis yanag pertama, dan sedang mereka mengaku terus terang kepada Yesus pengalamam mereka, Yesus melihat bahwa mereka me-merlukan lebih bayak lagi petunjuk. Ia melihat bahwa mereka telah letih, dan mereka memerlukan istirahat. [KSZ1 388.1]

Tetapi ke mana saja mereka pergi mereka tidak berhasil mengasing-kan diri sebentar, “Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.” Orang banyak mengerumuni Kristus, ingin disembuhkan, dan rindu mendengar perkataan-Nya. Banyak yang tertarik kepada-Nya; karena bagi mereka Ia menjadi sumber segala berkat. Banyak di antara mereka yang datang mengerumuni Kristus untuk menerima anugerah kesehatan yang amat berharga menerima Dia sebagai Juruselamat mereka. Banyak juga yang lain, yang takut mengakui Dia, sebab orang-orang Farisi, telah dipertobatkan pada waktu turunnya Roh Kudus, dan di hadapan imam-imam serta raja-raja yang bengis, mengakui Dia sebagai Anak Allah. [KSZ1 389.1]

Tetapi sekarang Kristus ingin beristirahat sebentar, agar Ia dapat ber-sama-sama dengan murid-murid-Nya; karena banyak yang harus Ia kata-kan kepada mereka. Di dalam pekerjaan mereka itu telah melalui berba-gai kesukaran, dan telah mendapat banyak perlawanan di dalam berma-cam-macam bentuk. Sampai saat ini mereka harus meminta nasihat Kristus di dalam segala hal; tetapi kadang-kadang mereka sendirian dan pada saat itu mereka mendapat banyak kesulitan untuk mengetahui apa yang akan diperbuat. Mereka telah mendapat dorongan yang membera-nikan di dalam pekerjaan mereka; karena Kristus tidak mengutus mereka tanpa disertai Roh-Nya, dan melalui iman di dalam Dia mereka meng-adakan banyak mukjizat; tetapi sekarang mereka perlu makan Roti Hidup. Mereka perlu pergi ke suatu tempat untuk mengasingkan diri, di mana mereka dapat berhubungan dengan Yesus dan menerima petunjuk untuk pekerjaan yang akan datang. [KSZ1 389.2]