Hari 1: Pasal 40 - SATU MALAM DI ATAS DANAU
14 Maret 2027 · Hari 1

Hari 1: Pasal 40 - SATU MALAM DI ATAS DANAU

Halaman 405-406 | Pasal 40, Paragraf 1-4 | KSZ1 405.1-KSZ1 406.2

Ayat Inti

Matius 14:27

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 37 membaca Bab 40: Satu Malam diatas Danau. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 405.1 SEMENTARA mereka duduk di atas rumput yang terhampar itu, pada petang hari musim semi, orang banyak itu makan makanan yang telah disediakan Kristus. Firman yang mereka dengar sepanjang hari itu sampai kepada mereka sebagai suara Allah. Mukjizat penyembuhan yang telah mereka saksikan, adalah mukjizat yang hanya dapat dilakukan oleh kuasa Ilahi. Tetapi mukjizat ketul roti ini sangat menarik hati setiap orang yang ada di dalam rombongan itu. Semua mendapat bagian dari berkatnya. Pada zaman Musa, Allah telah memberi makan bangsa Israel dengan manna di padang belantara; dan siapakah gerangan orang ini yang telah memberi makan orang banyak hari ini, melainkan Dia yang telah dikatakan lebih dahulu oleh Musa? Tiada kuasa manusia yang dapat menjadikan hanya dari lima ketul roti dan dua ekor ikan kecil untuk memberi makanan yang cukup bagi ribuan orang yang sedang lapar itu. Dan berkatalah mereka satu sama lain: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.”

KSZ1 405.2 Sepanjang hari itu keyakinan mereka dikuatkan. Peristiwa pemahkotaan itu merupakan jaminan yang sudah lama dirindukan bahwa Pelepas berada di antara mereka. Pengharapan orang banyak semakin besar. Inilah Orang yang akan menjadikan Yudea suatu Firdaus di atas bumi, suatu negeri yang penuh susu dan madu. Ia dapat memuaskan setiap kerinduan. Ia dapat menghancurkan kuasa orang Roma yang dibenci itu. Ia dapat melepaskan Yehuda dan Yerusalem. Ia dapat menyembuhkan tentara-tentara yang luka dalam pertempuran. Ia dapat menyediakan perbekalan bagi seluruh bala tentara. Ia dapat mengalahkan bangsabangsa, dan memberikan pada Israel kekuasaan yang telah lama dicari.

KSZ1 406.1 Di dalam keadaan yang bersemangat itu orang banyak sudah siap sedia untuk memahkotai Dia menjadi raja. Mereka melihat bahwa Ia tidak mengadakan usaha untuk menarik perhatian atau mendapatkan penghor-matan bagi diri-Nya sendiri. Di dalam hal ini Ia sangat berbeda dengan imam-imam dan penghulu-penghulu, dan mereka khawatir kalau-kalau Ia tidak akan pernah menuntut takhta Daud. Setelah mereka berunding bersama, mereka bersepakat mengangkat Dia dengan paksa, serta meng-umumkan Dia sebagai raja Israel. Murid-murid itu bersatu dengan orang banyak menuntut bahwa pantaslah takhta Daud diwarisi oleh Guru me-reka. Kata mereka, adalah karena kerendahan hati Kristus maka Ia me-nolak penghormatan yang semacam itu. Biarlah orang banyak meninggi-kan Pelepas mereka. Biarlah imam-imam dan para pemimpin yang angkuh dipaksa untuk menghormati Dia yang datang diselubungi dengan kuasa Allah.

KSZ1 406.2 Dengan penuh kerinduan mereka mengatur pelaksanaan maksud me-reka; tetapi Yesus melihat apa yang sedang terjadi dan mengerti apa yang mereka tidak pahami, apa yang akan terjadi sebagai akibat suatu perge-rakan yang semacam itu. Hingga saat ini imam-imam dan pemimpin-pe-mimpin sedang memburu nyawa-Nya. Mereka menuduh Dia menarik orang banyak dari mereka. Kekerasan dan huru hara akan mengikuti usaha mereka menempatkan Dia di atas takhta, sehingga pekerjaan kerajaan rohani akan terhalang. Pergerakan itu harus dengan segera diatasi. Ia memanggil murid-murid-Nya dan menyuruh mereka mengambil perahu, lalu dengan segera ke Kapernaum, membawa-Nya meninggalkan orang banyak itu.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

14 Maret 2027 | Hari 1
Hari 1: Pasal 40 - SATU MALAM DI ATAS DANAU

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 40 - SATU MALAM DI ATAS DANAU
Halaman 405-406 | Pasal 40, Paragraf 1-4 | KSZ1 405.1-KSZ1 406.2

Ayat Inti:
Matius 14:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 37 membaca Bab 40: Satu Malam diatas Danau. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-37-hari-1-2027-03-14

Teks Lengkap:

SEMENTARA mereka duduk di atas rumput yang terhampar itu, pada petang hari musim semi, orang banyak itu makan makanan yang telah disediakan Kristus. Firman yang mereka dengar sepanjang hari itu sampai kepada mereka sebagai suara Allah. Mukjizat penyembuhan yang telah mereka saksikan, adalah mukjizat yang hanya dapat dilakukan oleh kuasa Ilahi. Tetapi mukjizat ketul roti ini sangat menarik hati setiap orang yang ada di dalam rombongan itu. Semua mendapat bagian dari berkatnya. Pada zaman Musa, Allah telah memberi makan bangsa Israel dengan manna di padang belantara; dan siapakah gerangan orang ini yang telah memberi makan orang banyak hari ini, melainkan Dia yang telah dikatakan lebih dahulu oleh Musa? Tiada kuasa manusia yang dapat menjadikan hanya dari lima ketul roti dan dua ekor ikan kecil untuk memberi makanan yang cukup bagi ribuan orang yang sedang lapar itu. Dan berkatalah mereka satu sama lain: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” [KSZ1 405.1]

Sepanjang hari itu keyakinan mereka dikuatkan. Peristiwa pemahkotaan itu merupakan jaminan yang sudah lama dirindukan bahwa Pelepas berada di antara mereka. Pengharapan orang banyak semakin besar. Inilah Orang yang akan menjadikan Yudea suatu Firdaus di atas bumi, suatu negeri yang penuh susu dan madu. Ia dapat memuaskan setiap kerinduan. Ia dapat menghancurkan kuasa orang Roma yang dibenci itu. Ia dapat melepaskan Yehuda dan Yerusalem. Ia dapat menyembuhkan tentara-tentara yang luka dalam pertempuran. Ia dapat menyediakan perbekalan bagi seluruh bala tentara. Ia dapat mengalahkan bangsabangsa, dan memberikan pada Israel kekuasaan yang telah lama dicari. [KSZ1 405.2]

Di dalam keadaan yang bersemangat itu orang banyak sudah siap sedia untuk memahkotai Dia menjadi raja. Mereka melihat bahwa Ia tidak mengadakan usaha untuk menarik perhatian atau mendapatkan penghor-matan bagi diri-Nya sendiri. Di dalam hal ini Ia sangat berbeda dengan imam-imam dan penghulu-penghulu, dan mereka khawatir kalau-kalau Ia tidak akan pernah menuntut takhta Daud. Setelah mereka berunding bersama, mereka bersepakat mengangkat Dia dengan paksa, serta meng-umumkan Dia sebagai raja Israel. Murid-murid itu bersatu dengan orang banyak menuntut bahwa pantaslah takhta Daud diwarisi oleh Guru me-reka. Kata mereka, adalah karena kerendahan hati Kristus maka Ia me-nolak penghormatan yang semacam itu. Biarlah orang banyak meninggi-kan Pelepas mereka. Biarlah imam-imam dan para pemimpin yang angkuh dipaksa untuk menghormati Dia yang datang diselubungi dengan kuasa Allah. [KSZ1 406.1]

Dengan penuh kerinduan mereka mengatur pelaksanaan maksud me-reka; tetapi Yesus melihat apa yang sedang terjadi dan mengerti apa yang mereka tidak pahami, apa yang akan terjadi sebagai akibat suatu perge-rakan yang semacam itu. Hingga saat ini imam-imam dan pemimpin-pe-mimpin sedang memburu nyawa-Nya. Mereka menuduh Dia menarik orang banyak dari mereka. Kekerasan dan huru hara akan mengikuti usaha mereka menempatkan Dia di atas takhta, sehingga pekerjaan kerajaan rohani akan terhalang. Pergerakan itu harus dengan segera diatasi. Ia memanggil murid-murid-Nya dan menyuruh mereka mengambil perahu, lalu dengan segera ke Kapernaum, membawa-Nya meninggalkan orang banyak itu. [KSZ1 406.2]