29 Maret 2027 · Hari 2
Hari 2: Pasal 42 - TRADISI
Halaman 430-430 | Pasal 42, Paragraf 4-5 | KSZ1 430.2-KSZ1 430.3
Ayat Inti
Markus 7:8
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 39 membaca Bab 42: Tradisi. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 430.2 Peraturan mengenai penyucian tidak terkira banyaknya. Umur hidup seseorang hampir tidak cukup untuk mempelajari semuanya. Masa hidup orang-orang yang mencoba menurut tuntutan rabi-rabi sungguh meru-pakan suatu pergumulan yang panjang terhadap penajisan dalam upacara agama, suatu rangkaian proses pembasuhan dan penyucian yang tidak habis-habisnya. Sementara orang banyak sibuk dengan martabat yang tidak berarti serta segala penurutan yang tidak dituntut Allah, perhatian mereka dialihkan dari prinsip-prinsip hukum-Nya yang besar itu.
KSZ1 430.3 Kristus dan murid-murid-Nya tidak mentaati pembasuhan menurut tatacara ini, dan mata-mata menjadikan kelalaian ini sebagai alasan bagi tuduhan mereka. Meskipun demikian mereka tidak menyerang Kristus secara langsung, melainkan datang kepada-Nya dengan kritik tentang murid-murid-Nya. Di hadapan orang banyak mereka berkata, “Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan? ”
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
29 Maret 2027 | Hari 2
Hari 2: Pasal 42 - TRADISI
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 42 - TRADISI
Halaman 430-430 | Pasal 42, Paragraf 4-5 | KSZ1 430.2-KSZ1 430.3
Ayat Inti:
Markus 7:8
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 39 membaca Bab 42: Tradisi. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-39-hari-2-2027-03-29
Teks Lengkap:
Peraturan mengenai penyucian tidak terkira banyaknya. Umur hidup seseorang hampir tidak cukup untuk mempelajari semuanya. Masa hidup orang-orang yang mencoba menurut tuntutan rabi-rabi sungguh meru-pakan suatu pergumulan yang panjang terhadap penajisan dalam upacara agama, suatu rangkaian proses pembasuhan dan penyucian yang tidak habis-habisnya. Sementara orang banyak sibuk dengan martabat yang tidak berarti serta segala penurutan yang tidak dituntut Allah, perhatian mereka dialihkan dari prinsip-prinsip hukum-Nya yang besar itu. [KSZ1 430.2]
Kristus dan murid-murid-Nya tidak mentaati pembasuhan menurut tatacara ini, dan mata-mata menjadikan kelalaian ini sebagai alasan bagi tuduhan mereka. Meskipun demikian mereka tidak menyerang Kristus secara langsung, melainkan datang kepada-Nya dengan kritik tentang murid-murid-Nya. Di hadapan orang banyak mereka berkata, “Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan? ” [KSZ1 430.3]