6 Agustus 2026 · Hari 5
Hari 5: Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK
Halaman 62-63 | Pasal 7, Paragraf 15-17 | KSZ1 62.4-KSZ1 63.2
Ayat Inti
Lukas 2:52
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 5 membaca Bab 7: Pada Masa Kanak-kanak. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 62.4 Yesus tinggal dalam rumah tangga petani dan dengan setia serta riang gembira turut memikul segala tanggungan rumah tangga. Dahulu Ialah Pemerintah surga, dan malaikat-malaikat dengan gembira melaksanakan segala perintah-Nya; kini Ia menjadi Seorang hamba yang sukarela, Seorang Anak pengasih dan penurut. Ia belajar bertukang kayu dan dengan tangan-Nya sendiri Ia bekerja di bengkel pertukangan bersama Yusuf. Dengan pakaian yang serba sederhana seperti yang dipakai oleh seorang pekerja biasa Ia menjalani jalan-jalan kota kecil itu, pergi dan pulang dari pekerjaan-Nya yang sederhana itu. Ia tidak menggunakan kuasa Ilahi-Nya untuk mengurangi beban-Nya atau meringankan pekerjaan-Nya.
KSZ1 63.1 Sementara Yesus bekerja pada masa kanak-kanak dan masa muda, pikiran dan tubuh-Nya berkembang. Ia tidak menggunakan tenaga tubuhNya dengan serampangan, melainkan dengan saksama sehingga tetap berada dalam keadaan sehat, supaya Ia dapat melakukan pekerjaan yang sebaik-baiknya dalam segala hal. Ia tidak mau sembrono dalam menggunakan alat pertukangan sekalipun Ia sempurna sebagai seorang pekerja, sebagaimana Ia sempuma dalam tabiat. Dengan teladan yang diberikan-Nya itu Ia mengajarkan bahwa adalah kewajiban kita untuk menjadi rajin, bahwa pekerjaan kita haruslah dilakukan dengan tepat dan seksama, dan bahwa pekerjaan yang demikian itu mulia adanya. Pergera an badan yang mengajar tangan supaya berguna, dan melatih orang muda supaya turut memikul beban kehidupan memberikan kekuatan tubuh, serta mengembangkan setiap tenaga. Semuanya harus mencari sesuatu untuk dilakukan, yang akan berfaedah bagi dirinya sendiri dan menjadi pertolongan bagi orang lain. Allah telah menentukan pekerjaan se agai suatu berkat, dan hanyalah pekerja yang rajin yang mendapat kemuliaan dan kegembiraan hidup sejati. Keridlaan Allah diberikan hingga dengan jaminan kasih atas anak dan orang muda yang dengan sukaria turut memikul kewajiban rumah tangga, menolong ibu dan bapa dalam tanggungannya. Anak-anak yang begitu akan pergi ke luar dari lingkungan rumah tangga dan kemudian menjadi anggota masyarakat yang berguna.
KSZ1 63.2 Selama hidup-Nya di dunia, Yesus adalah seorang pekerja yang tekun dan setia. Ia mengharapkan banyak; sebab itu Ia pun berusaha banyak. Setelah Ia mulai bekerja sebagai Guru, Ia berfirman, Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang, akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja. Yoh. 9:4. Yesus tidak segan menghadapi kesusahan dan kewajiban, sebagaimana yang dibuat oleh banyak orang yang mengaku sebagai pengikutNya. Adalah sebab mereka berusaha menghindari disiplin ini maka banyak yang lemah dan tidak cakap. Mungkin mereka memiliki sifat tabiat yang bagus dan menarik hati, namun mereka lemah dan hampir tidak berguna apabila kesukaran harus dihadapi atau rintangan harus dilalui. Ketegasan dan tenaga, keteguhan serta kekuatan watak seperti yang dinyatakan dalam diri Kristus harus dipertumbuhkan dalam diri kita, dengan jalan disiplin yang ditanggung-Nya itu juga. Dan rahmat yang di-terima-Nya itu adalah untuk kita.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
6 Agustus 2026 | Hari 5
Hari 5: Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK
Halaman 62-63 | Pasal 7, Paragraf 15-17 | KSZ1 62.4-KSZ1 63.2
Ayat Inti:
Lukas 2:52
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 5 membaca Bab 7: Pada Masa Kanak-kanak. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-5-hari-5-2026-08-06
Teks Lengkap:
Yesus tinggal dalam rumah tangga petani dan dengan setia serta riang gembira turut memikul segala tanggungan rumah tangga. Dahulu Ialah Pemerintah surga, dan malaikat-malaikat dengan gembira melaksanakan segala perintah-Nya; kini Ia menjadi Seorang hamba yang sukarela, Seorang Anak pengasih dan penurut. Ia belajar bertukang kayu dan dengan tangan-Nya sendiri Ia bekerja di bengkel pertukangan bersama Yusuf. Dengan pakaian yang serba sederhana seperti yang dipakai oleh seorang pekerja biasa Ia menjalani jalan-jalan kota kecil itu, pergi dan pulang dari pekerjaan-Nya yang sederhana itu. Ia tidak menggunakan kuasa Ilahi-Nya untuk mengurangi beban-Nya atau meringankan pekerjaan-Nya. [KSZ1 62.4]
Sementara Yesus bekerja pada masa kanak-kanak dan masa muda, pikiran dan tubuh-Nya berkembang. Ia tidak menggunakan tenaga tubuhNya dengan serampangan, melainkan dengan saksama sehingga tetap berada dalam keadaan sehat, supaya Ia dapat melakukan pekerjaan yang sebaik-baiknya dalam segala hal. Ia tidak mau sembrono dalam menggunakan alat pertukangan sekalipun Ia sempurna sebagai seorang pekerja, sebagaimana Ia sempuma dalam tabiat. Dengan teladan yang diberikan-Nya itu Ia mengajarkan bahwa adalah kewajiban kita untuk menjadi rajin, bahwa pekerjaan kita haruslah dilakukan dengan tepat dan seksama, dan bahwa pekerjaan yang demikian itu mulia adanya. Pergera an badan yang mengajar tangan supaya berguna, dan melatih orang muda supaya turut memikul beban kehidupan memberikan kekuatan tubuh, serta mengembangkan setiap tenaga. Semuanya harus mencari sesuatu untuk dilakukan, yang akan berfaedah bagi dirinya sendiri dan menjadi pertolongan bagi orang lain. Allah telah menentukan pekerjaan se agai suatu berkat, dan hanyalah pekerja yang rajin yang mendapat kemuliaan dan kegembiraan hidup sejati. Keridlaan Allah diberikan hingga dengan jaminan kasih atas anak dan orang muda yang dengan sukaria turut memikul kewajiban rumah tangga, menolong ibu dan bapa dalam tanggungannya. Anak-anak yang begitu akan pergi ke luar dari lingkungan rumah tangga dan kemudian menjadi anggota masyarakat yang berguna. [KSZ1 63.1]
Selama hidup-Nya di dunia, Yesus adalah seorang pekerja yang tekun dan setia. Ia mengharapkan banyak; sebab itu Ia pun berusaha banyak. Setelah Ia mulai bekerja sebagai Guru, Ia berfirman, Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang, akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja. Yoh. 9:4. Yesus tidak segan menghadapi kesusahan dan kewajiban, sebagaimana yang dibuat oleh banyak orang yang mengaku sebagai pengikutNya. Adalah sebab mereka berusaha menghindari disiplin ini maka banyak yang lemah dan tidak cakap. Mungkin mereka memiliki sifat tabiat yang bagus dan menarik hati, namun mereka lemah dan hampir tidak berguna apabila kesukaran harus dihadapi atau rintangan harus dilalui. Ketegasan dan tenaga, keteguhan serta kekuatan watak seperti yang dinyatakan dalam diri Kristus harus dipertumbuhkan dalam diri kita, dengan jalan disiplin yang ditanggung-Nya itu juga. Dan rahmat yang di-terima-Nya itu adalah untuk kita. [KSZ1 63.2]