10 Agustus 2026 · Hari 2
Hari 2: Pasal 8 - KUNJUNGAN KE PESTA PASKAH
Halaman 69-70 | Pasal 8, Paragraf 6-9 | KSZ1 69.3-KSZ1 70.1
Ayat Inti
Lukas 2:49
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 6 membaca Bab 8: Kunjungan ke Pesta Paskah. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 69.3 Inilah kali yang pertama Yesus melihat Bait Suci. Ia melihat imamimam yang berjubah putih melakukan tugas mereka dengan penuh khidmat. Ia melihat korban yang bergelimangan darah di atas mezbah korban. Bersama dengan orang-orang yang berbakti Ia tunduk berdoa, sementara asap dupa naik di hadirat Allah. Ia menyaksikan upacara Paskah yang mengesankan itu. Hari demi hari Ia melihat arti semuanya dengan bertambah jelas. Tiap perbuatan tampaknya terikat dengan hidup-Nya sendiri. Getaran-getaran baru timbul dalam dada-Nya. Dengan tenang dan penuh perhatian, Ia nampaknya mempelajari sebuah soal yang pelik. Rahasia tugas-Nya sedang terbuka bagi Juruselamat.
KSZ1 69.4 Karena terlalu asyiknya memikirkan peristiwa ini, Ia tidak tinggal tetap di samping orangtua-Nya. Ia berusaha menyendiri. Sesudah upacaraupacara Paskah itu berakhir, la masih tinggal di halaman Bait Suci itu; dan setelah semua orang yang berbakti meninggalkan Yerusalem, Ia ketinggalan di sana.
KSZ1 69.5 Dalam kunjungan ke Yerusalem ini, orangtua Yesus ingin memperkenalkan Dia dengan guru-guru besar di kalangan orang Israel. Meskipun Ia taat dalam segala hal pada firman Allah, Ia tidak menyesuaikan diri dengan segala upacara dan kebiasaan rabi-rabi. Yusuf dan Maria mengharap supaya Ia dapat dipimpin untuk menghormati rabi-rabi yang terpelajar, dan memberikan perhatian yang lebih besar kepada tuntutantuntuan mereka. Tetapi Yesus dalam kaabah sudah diajar oleh Allah. Apa yang telah diterima-Nya, dengan segera mulai diberikan-Nya.
KSZ1 70.1 Pada zaman itu sebuah ruangan yang dihubungkan dengan bait suci dijadikan sekolah suci, menurut cara sekolah nabi-nabi. Di sinilah rabirabi yang terkemuka berhimpun dengan murid-muridnya dan ke sinilah Yesus datang. Setelah duduk di kaki orang-orang yang terpelajar dan disegani ini Ia mendengarkan pengajaran mereka. Selaku seorang yang suka menuntut hikmat, ditanyai-Nya guru-guru itu tentang nubuatan-nubuatan dan tentang peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi pada waktu itu, yang menunjuk kepada kedatangan Mesias.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
10 Agustus 2026 | Hari 2
Hari 2: Pasal 8 - KUNJUNGAN KE PESTA PASKAH
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 8 - KUNJUNGAN KE PESTA PASKAH
Halaman 69-70 | Pasal 8, Paragraf 6-9 | KSZ1 69.3-KSZ1 70.1
Ayat Inti:
Lukas 2:49
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 6 membaca Bab 8: Kunjungan ke Pesta Paskah. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-6-hari-2-2026-08-10
Teks Lengkap:
Inilah kali yang pertama Yesus melihat Bait Suci. Ia melihat imamimam yang berjubah putih melakukan tugas mereka dengan penuh khidmat. Ia melihat korban yang bergelimangan darah di atas mezbah korban. Bersama dengan orang-orang yang berbakti Ia tunduk berdoa, sementara asap dupa naik di hadirat Allah. Ia menyaksikan upacara Paskah yang mengesankan itu. Hari demi hari Ia melihat arti semuanya dengan bertambah jelas. Tiap perbuatan tampaknya terikat dengan hidup-Nya sendiri. Getaran-getaran baru timbul dalam dada-Nya. Dengan tenang dan penuh perhatian, Ia nampaknya mempelajari sebuah soal yang pelik. Rahasia tugas-Nya sedang terbuka bagi Juruselamat. [KSZ1 69.3]
Karena terlalu asyiknya memikirkan peristiwa ini, Ia tidak tinggal tetap di samping orangtua-Nya. Ia berusaha menyendiri. Sesudah upacaraupacara Paskah itu berakhir, la masih tinggal di halaman Bait Suci itu; dan setelah semua orang yang berbakti meninggalkan Yerusalem, Ia ketinggalan di sana. [KSZ1 69.4]
Dalam kunjungan ke Yerusalem ini, orangtua Yesus ingin memperkenalkan Dia dengan guru-guru besar di kalangan orang Israel. Meskipun Ia taat dalam segala hal pada firman Allah, Ia tidak menyesuaikan diri dengan segala upacara dan kebiasaan rabi-rabi. Yusuf dan Maria mengharap supaya Ia dapat dipimpin untuk menghormati rabi-rabi yang terpelajar, dan memberikan perhatian yang lebih besar kepada tuntutantuntuan mereka. Tetapi Yesus dalam kaabah sudah diajar oleh Allah. Apa yang telah diterima-Nya, dengan segera mulai diberikan-Nya. [KSZ1 69.5]
Pada zaman itu sebuah ruangan yang dihubungkan dengan bait suci dijadikan sekolah suci, menurut cara sekolah nabi-nabi. Di sinilah rabirabi yang terkemuka berhimpun dengan murid-muridnya dan ke sinilah Yesus datang. Setelah duduk di kaki orang-orang yang terpelajar dan disegani ini Ia mendengarkan pengajaran mereka. Selaku seorang yang suka menuntut hikmat, ditanyai-Nya guru-guru itu tentang nubuatan-nubuatan dan tentang peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi pada waktu itu, yang menunjuk kepada kedatangan Mesias. [KSZ1 70.1]